Menjadi Duta Perdamaian

Ketika kita telah mengalami kelahiran baru karena lahir dari Allah dan berhak menjadi pewaris Kerajaan Allah berarti juga telah menjadi warga Kerajaan Allah. Sebagai warga Kerajaan Allah kita memiliki tugas sebagai duta perdamaian. Untuk menjadi duta perdamaian kita harus memperhatikan hal-hal berikut: yang pertama, kita harus memiliki kepribadian yang mantap. Setiap kita harus memiliki kepribadian yang mantap, artinya kita sudah menjadi manusia yang baru, kita juga sudah diperdamaikan dengan Allah dan memiliki pola pikir yang baru di dalam Kristus. Kedua,  memiliki keyakinan yang teguh. Keyakinan teguh terhadap panggilan kita sebagai duta perdamaian, keyakinan yang teguh terhadap Injil Kristus dan keselamatan dalam Kristus. Ketiga,  memiliki visi yang jelas. Visi untuk mendamaikan dunia ini dengan Allah, melihat kehadiran Yesus sebagai penghubung atau perantara Allah dengan manusia. Keempat, memiliki motivasi yang tepat. Motivasi untuk takut kepada Allah dan melakukan tugas perdamaian ini dengan kasih.

Seharusnya ini menjadi sebuah kebanggaan bagi kita, karena Allah memilih kita dan mempercayakan kita sebagai duta perdamaian di dunia ini. karena itu mari kita melakukan tugas yang mulai ini dengan penuh tanggung jawab sehingga lewat kehidupan kita, dunia kan berdamai dengan Allah. Mari kita juga melakukan tugas yang mulia ini dengan penuh kasih kepada Allah, dengan rasa hormat dan takut akan Allah, sehingga sebagai duta pembaharuan kita juga dapat menjangkau jiwa-jiwa baru bagi kemuliaan Allah.

Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantara Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan perdamaian itu kepada kami.
1 Korintus 5:18

Bagikan Artikel: