Mengubah Bangsa dari Diri Kita

Mengubah Bangsa
Mengubah Bangsa

Di televisi, di surat kabar, atau kebetulan ketika melintas di jalanan kita melihat banyak orang yang berunjuk rasa. Mereka sebenarnya ingin mendapatkan segala hal yang terbaik untuk bangsanya. Namun yang terjadi justru timbulnya kerusuhan dan keresahan di sana-sini.

Bagaimana sebenarnya mengubah bangsa yang sesungguhnya? Apakah kita harus berlomba untuk saling berunjuk rasa? Apakah ada solusi dari hal-hal yang telah dilakukan tersebut? Yang ada adalah masyarakat menjadi takut, bukannya menjadi aman tapi malah membikin tidak nyaman.

Adakalanya perubahan itu dibawa dan dimulai dari diri sendiri. Kita harus bisa menahan emosi dan mau menerima perbedaan yang ada pada diri orang lain. Kita adalah manusia yang tidak bisa memilih mau dilahirkan menjadi siapa, dari keluarga mana, di negara mana, memiliki mata bulat atau sipit, berkulit putih atau hitam.

Saat kita bisa merangkul sesama dan bertoleransi, maka kita bisa mengubah orang-orang yang ada di sekitar kita, dan orang-orang tersebut juga akan mempengaruhi lingkugan mereka sampai kemudian bangsa ini bisa bersatu dalam perbedaan. Tuhan tak henti mengajari kita untuk saling mengasihi. Semakin kita mengarahkan telunjuk pada orang lain, semakin kita menghina dan menimbulkan fitnah, semakin kita kehilangan kasih.

Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.

Kolose 3:14

Bagikan Artikel: