Mengintai Keburukan Diri Sendiri

Ada seseorang yang membuka jendela rumahnya. Kebetulan jendela itu berhadapan dengan pintu masuk rumah tetangganya. Selama berjam-jam ia duduk di dekat jendela dan mengamati gerak-gerik tetangganya. Ia melihat tetangganya sering bertengkar. Segala hal buruk yang ia dapat tentang tetangganya, ia ceritakan kepada teman-temannya.

Hati adalah jendela hidup kita. Seringkali hati, kita pergunakan untuk mengintai keburukan orang lain dan kita mulai membanggakan diri sendiri. Secara tidak sadar kita turut mencela kekurangan orang lain.

Letakkan cermin di depan hati agar kita bisa melihat keburukan diri sendiri. Lebih baik mulai mengoreksi kekurangan diri sendiri daripada mencari dosa dengan mencela orang lain.

Bagikan Artikel: