Mengikuti Kehendak Allah

Kehendak Allah
Kehendak Allah

Apa yang menjadi kehendak Allah di dalam hidup kita? Mungkin pertanyaan ini sering muncul terlebih saat kita berada dalam kebingungan dan pilihan yang sulit. Untuk mengetahui apa yang menjadi kehendak Allah dalam hidup kita, yang pertama kita lakukan adalah memberi diri diubah menjadi pribadi yang baru. Setelah kita mengetahuinya barulah kemudian kita belajar menaati dengan melakukan dan mengikutinya.

Dalam Doa Bapa Kami, kita juga mengaminkan agar kehendak Allah yang terjadi. Kehendak ini sering tidak sejalan dengan kehendak kita dan sering terlihat mustahil. Namun mengikuti kehendak Allah bukanlah sesuatu yang sia-sia. Dalam 1 Yohanes 2:17 dikatakan, “Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.” Allah berdaulat atas segala sesuatu. Ketika kita mengalami penderitaan, kita dapat tetap berpegang teguh pada Allah dan meyakini bahwa semua itu akan mendatangkan kebaikan bagi kita.

Allah menghendaki kita berubah menjadi ciptaan baru, meninggalkan kehidupan lama kita yang tidak berkenan pada-Nya. Saat kita mendekat kepada Allah, hari demi hari kehidupan kita akan semakin diperbarui seturut kehendak-Nya dan bukan kehendak diri sendiri. Kita akan membuat keputusan sesuai dengan kehendak-Nya dan mengutamakan Allah dalam segala situasi. Bukan memaksa keinginan sendiri, melainkan merendahkan diri agar Allah menyatakan kehendak-Nya di dalam hidup kita. Datanglah kepada Allah, sendengkan telinga kita kepada suara-Nya agar kita dapat mengetahui apa yang menjadi kehendak Allah, yang baik untuk hidup kita.

Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Roma 12:2

Bagikan Artikel: