Menghargai Perbedaan

Menghargai Perbedaan
Menghargai Perbedaan

Sebuah kalimat mengatakan: “Jika anda membenci perbedaan, anda sejatinya membenci seluruh manusia. Karena semua manusia diciptakan berbeda, tak ada yang sama bahkan anak kembar sekalipun.” Dalam lingkup yang paling kecil yaitu keluarga, kita pasti sudah menemukan banyak perbedaan, beda pendapat, pemikiran, kepribadian, kebiasaan, minat, dan lain sebagainya. Perbedaan itu akan semakin besar jika kita melihat dalam lingkup masyarakat dan negara. Negara kita adalah negara yang memiliki begitu banyak perbedaan, namun justru di situlah letak kekayaan dan kekuatan kita. Tentu kita akan mengalami perbedaan pendapat dan saling bergesekan dalam berbagai aspek, namun jika kita tetap saling menghargai, gesekan itu justru menajamkan pikiran, cara pandang, dan juga wawasan kita.

Perbedaan itu indah dan sangat berharga. Perbedaan itu memberi warna yang berbeda dan kehidupan tidak akan seindah sekarang jika yang kita lihat hanya satu jenis warna. Sama seperti pelangi yang terdiri dari berbagai warna, tentu akan lebih indah jika dibandingkan dengan satu warna. Hidup dalam keberagaman dan perbedaan dapat dijaga jika kita saling menghargai yang dimulai dari dalam keluarga, masyarakat, dan negara. Seperti yang tertulis dalam 1 Korintus 12:25, “Supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan.”

Perbedaan itu harus kita syukuri dan hargai. Kita tidak harus mempunyai pikiran yang sama untuk saling mengasihi, karena kita dapat mengasihi dalam perbedaan. Perbedaan itu seharusnya merekatkan bukan memisahkan. Perbedaan itu seharusnya membuat kita belajar saling melengkapi bukan membatasi diri. Dalam 1 Korintus 12 dikatakan bahwa kita memiliki banyak anggota tetapi satu tubuh. Kita memiliki banyak perbedaan tapi satu di dalam Kristus. Kita memiliki banyak perbedaan tetapi satu dalam kemanusiaan. Pesan Yesus kepada kita sudah sangat jelas yaitu kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Meskipun berbeda dengan orang lain dari segi apapun itu, kita harus tetap berada pada koridor menghargai sebagai sesama manusia.

Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.

1 Korintus 12:13

Bagikan Artikel: