Mengharapkan Permintaan Maaf

Permintaan maaf dari orang yang melakukan sebuah kesalahan adalah harga mati bagi kita. Ketika seseorang belum meminta maaf maka kita akan menyimpan kesalahannya, kita akan mulai menjaga jarak, bersikap hati-hati dan lebih waspada. Kesalahannya akan menjadi kemarahan yang memuncak dan berakar menjadi kepahitan dalam hati. Ini bukanlah konsep yang benar. Pengampunan diberikan bukan karena seseorang telah mengaku bersalah dan meminta maaf kepada kita. Melainkan karena kita tahu bahwa segala yang terjadi dalam hidup, diizinkan oleh Tuhan agar kita belajar untuk dapat mengampuni. Karena untuk lulus sebagai seorang murid, kita harus melewati ujian pengampunan. Sebab tanpa ujian itu kita tidak akan menjadi orang yang tahan uji.

Mari kita belajar untuk mengampuni meskipun orang yang bersalah itu tidak bertobat atau meminta maaf. Mengampuni seseorang yang bersalah akan membuat hati kita lega. Percayalah bahwa ketika seseorang tidak mengakui kesalahannya, hal itu tidak akan membuatnya lepas dari dosa. Penghakiman Tuhan pun tidak akan pernah luput darinya. Karena itu jangan pernah mengharapkan permintaan maaf untuk dapat memaafkan, karena hal itu akan menghambat kita untuk melakukan firman Tuhan. Sebab jika kita tidak mengampuni orang yang bersalah kepada kita, Bapa di surga pun tidak akan mengampuni kita. Mengampuni adalah harga mati agar kita memperoleh kehidupan kekal. Sebab tidak ada seorang pun memperoleh hidup kekal jika dosanya tidak diampuni.

Tetapi jika kamu tidak mengampuni, maka Bapamu yang di sorga juga tidak akan mengampuni kesalahan-kesalahanmu
Markus 11:26

Bagikan Artikel: