Menghadapi Kondisi Buruk

Ketika masalah datang secara bertubi-tubi atas kehidupan kita, seringkali kita menjadi bertanya-tanya apakah Tuhan sengaja memberikan yang terburuk dalam hidup kita?

Jawaban Ayub atas pertanyaan istrinya sungguh tepat. “Tetapi jawab Ayub kepadanya: “Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?” Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya.” (Ayub 2:10)

Itulah yang harus menjadi pegangan dalam hidup kita. Kita harus menerima yang buruk bukan karena Allah tidak mengasihi kita, namun sebagai sebuah proses agar kita memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Bagikan Artikel: