Mengalami Tuhan

Manusia hanya dapat mengalami hidup bermakna bila mempunyai relasi yang akrab dengan Tuhan. Bila kita memiliki hubungan yang akrab dengan Tuhan, dan bergaul dengan Dia seumur hidup kita, maka kita dapat memaknai hidup dengan benar, sebab Dia akan menuntun dan mengarahkan hati kita, sehingga kita dapat berjalan dengan benar sesuai kehendak dan rencana-Nya. Pengalaman menemukan dan mengalami Tuhan dalam hidup  merupakan pengalaman yang paling bermakna yang dialami oleh seseorang dalam hidupnya. Alkitab mencontohkan hidup bermakna yang dijalani oleh Henokh sebagai seorang yang bergaul dengan Allah, begitu juga dengan Nuh yang disebut Alkitab sebagai seorang yang benar dan tidak bercela, sebab Nuh hidup bergaul dengan Allah. Prinsip hidup bermakna yang ketiga adalah ‘mengalami’ Tuhan dalam perjalanan hidup kita.

Apakah kita sudah mengalami Tuhan dalam hidup kita. Pengalaman mengalami Tuhan dalam hidup akan membuat kita selalu rindu untuk mendekat bahkan semakin dekat dengan Tuhan. Jika ingin mengalami Tuhan, mari kita bangun persekutuan kita dengan Tuhan melalui firman dan doa, sebab di sanalah kita akan menemukan dan mengalami Tuhan. Jangan pernah bosan untuk terus mempelajari firman Tuhan, merenungkannya dan melakukannya di dalam hidup kita, kita bangun saat teduh kita setiap hari. Mari kita juga terus membangun hubungan kita dengan Tuhan dengan bersekutu dengannya melalui doa-doa kita setiap hari.

“Inilah riwayat Nuh: Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah.”
Kejadian 6:1

Bagikan Artikel: