Mengakui Pelanggaran

Dua orang pemuda ditangkap polisi karena kedapatan telah mencuri di sebuah minimarket. Pemuda pertama mengatakan pada polisi bahwa petugas minimarket selalu galak padanya serta pengawasan yang tidak makmsial sehingga dapat dengan mudah mencuri. Sedangkan pemuda kedua mengakui kesalahannya, ia sangat menyesali perbuatannya.

Polisi akhirnya membebaskan pemuda kedua dan menahan pemuda pertama lebih lama. Alasan polisi melakukan hal itu adalah karena pemuda kedua dengan jujur mengakui kesalahannya daripada pemuda pertama yang justru menyalahkan orang lain atas perbuatannya.

Dari kasus di atas bisa kita tarik kesimpulan bahwa pelanggaran bisa dihapuskan dengan sebuah pengakuan yang jujur. Begitu juga dengan sikap Allah kepada anak-anak-Nya. Bapa tidak akan membiarkan bahkan memberi hukuman kepada orang-orang yang datang kepada-Nya dengan penuh pengakuan.

Saat kita melakukan sebuah pelanggaran, jangan pernah menghakimi diri sendiri. Jangan pula karena merasa telah berbuat dosa, kita jutsru terlibat semakin dalam dengan dosa. Temuilah Bapa di sorga. Mintalah pengampunan dan akuilah segala kesalahan yang telah kita perbuat. Di dalam Tuhan akan selalu ada pengampunan dan peulihan.

Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku.

Mazmur 51:5

Bagikan Artikel: