Mencegah Penyesalan

Mencegah Penyesalan
Mencegah Penyesalan

Kita semua diberikan waktu dan kesempatan yang sudah ditentukan masing-masing. Kita diberikan kuasa untuk mengatur dan memakainya sesuai dengan kepentingan dan kekuatan kita. Semua itu akan kita pertanggungjawabkan pada Tuhan jika telah tiba saatnya nanti. Dan karena itulah kita harus bijak menggunakan waktu, kesempatan, talenta, dan apapun yang miliki saat ini untuk hal-hal yang bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, dan terutama bagi Tuhan.

Waktu adalah anugerah yang sangat berharga. Waktu yang kita miliki tidak dapat diputar mundur. Bila sudah berlalu, maka tidak akan dapat kembali lagi. Bila tidak dimanfaatkan dengan baik, maka akan terbuang percuma begitu saja. Bila sesuatu sudah terjadi, maka tidak ada yang bisa kita lakukan untuk memperbaiki keadaan. Dan mungkin yang mampu kita lakukan hanya menyesali keadaan. Karena itu jangan buang waktu dengan percuma, selagi kita masih diberikan banyak kesempatan untuk hidup benar pergunakanlah untuk belajar, membahagiakan orang-orang terkasih, bekerja keras, membantu orang lain, menjaga kesehatan, dan melakukan apa yang ingin kita lakukan dengan lebih positif.

Penyesalan selalu datang belakangan. Dan ketika penyesalan itu datang, kita tidak bisa melakukan apapun untuk mengubahnya. Mari mencegah penyesalan. Mulai saat ini gunakan setiap waktu dan peluang yang datang sebaik mungkin. Jangan menunda apa yang bisa kita kerjakan hari ini. Bagaimana kita menghargai hari-hari kita juga menunjukkan bagaimana sikap kita atas pemberian Tuhan, apakah kita bersyukur dan memanfaatkannya atau justru menyia-nyiakannya. Datanglah pada Tuhan untuk memohon kekuatan dan keberanian yang mendorong kita bertindak untuk mewujudkan impian kita.

Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif.

Efesus 5:15

Bagikan Artikel: