Menabur Badai

Menabur Badai
Menabur Badai

Ada seorang petani yang begitu iri dengan temannya. Petani itu kemudian berniat untuk merusak kebun temannya dengan menyebarkan banyak hama. Waktu itu dengan musim panas bercampur dengan angin kencang. Keesokan harinya, betapa terkejut petani itu ketika mendapati kebunnya hancur diserang hama.

Petani itu mengalami kerugian yang luar biasa. Yang paling membuatnya menyesal adalah kesalahannya di mana pada akhirnya dirinya sendiri yang merasakan niat buruknya. Dari situ ia banyak belajar bahwa iri hati hanya bisa dikalahkan dengan usaha keras dan bukan menjatuhkan sesama.

Seseorang yang menabur kebaikan akan menuai kebaikan, sedangkan seseorang yang menabur kejahatan akan menuai kejahatan. Badai yang ditabur tidak akan pernah menuai hujan. Ketika kita sedang berusaha mengacaukan kehidupan orang lain, itu sama halnya kita sedang merancangkan kekacauan dalam kehidupan kita sendiri.

Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.

Galatia 6:7

Bagikan Artikel: