Mempercayai Waktunya Tuhan

“Untuk membuat bolu, adonan roti harus dimasukkan ke dalam oven dan dibiarkan dengan waktu tertentu. Setiap kue memiliki waktu masak yang berbeda-beda. Saat waktu yang dipergunakan tepat maka kue akan lezat. Dan yang terpenting adalah, percayalah kepada guru masakmu,” itulah yang dikatakan oleh seorang koki kepada siswa-siswa jurusan memasak.

Tuhan adalah juru mudi kehidupan kita. Ia yang menentukan kapan kita melaju, berhenti bahkan mengakhiri perjalanan. Tuhan pula yang menentukan jalur mana yang harus kita lewati. Dan Ia yang mengolah waktu, seberapa lama kita harus menghadapi rintangan.

Ketika kita mempercayai waktunya Tuhan dan saat kita berserah, maka kita akan menjadi pribadi yang penyabar juga tangguh. Ia menjadikan kita hebat dan kuat. Iman kita pun tidak akan lemah.

Bagikan Artikel: