Memegang Kesetiaan

Kesetiaan haruslah teguh dan kokoh bagi orang yang telah dipersatukan dengan kita. Kesetiaan membutuhkan pemeliharaan dengan memegang janji, komitmen, memiliki sifat layak dipercaya dan jujur. Kesetiaan dan iman Kristen terkait secara rumit. Kesetiaan merupakan produk iman; dan iman adalah percaya serta yakin akan kesetiaan Allah.

Kesetiaan itu berarti menyelesaikan tugas yang Allah berikan. Itu artinya bahwa perkataan dan janji-janji kepada Tuhan dapat diandalkan, dipercaya dan dibuktikan. Seseorang yang setia pasti bisa diandalkan karena mempunyai catatan baik, yaitu selalu melakukan hal yang dipercayakan kepadanya. Seseorang yang setia akan mendapatkan kepercayaan dari orang lain atau atasannya. Seorang tuan atau atasan tidak akan pernah ragu memberikan tugas, apabila bawahannya adalah orang yang setia.

Karena itu sebagai orang yang telah menerima janji-janji Allah, hendaknya kita menjadi orang yang setia kepada Allah, baik dalam hal-hal kecil mau pun hal-hal yang besar. Sehingga Yesus yang disebut sebagai yang setia dan benar sebagai karakter-Nya nyata dalam kehidupan kita.

Sifat yang diinginkan pada seseorang ialah kesetiaannya; lebih baik orang miskin dari pada seorang pembohong.
Amsal 19:22

Bagikan Artikel: