Melarikan Diri dari Dosa

Ketika melihat perjalanan hidup Paulus, kita melihat perjuangannya untuk melarikan diri dari keinginan jahat dan menyerahkan dirinya kepada Kristus. Ia berusaha untuk melakukan yang baik, namun yang dilakukannya malah hal yang tidak baik. Karena itu dalam suratnya kepada jemaat di Roma, ia mengatakan: Sebab apa yang aku perbuat aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat”. Hal ini juga sedang kita rasakan saat ini. Di dalam hati kita punya keinginan untuk mengikuti kehendak Allah dan tunduk pada kasih karunia-Nya. Namun di saat yang sama, ada keinginan-keinginan jahat di dalam diri kita yang menarik kita dalam kenikmatan yang dunia tawarkan. Itulah sebabnya kita harus memohon pertolongan Tuhan untuk membimbing dan menguatkan kita dan membuang seluruh akar-akar kejahatan dalam hati kita.

Karena itu sebagai orang yang percaya yang tahu dengan pasti bahwa seringkali kita masih ditarik untuk mengikuti keinginan yang buka kehendak Allah kita harus sungguh-sungguh memohon kepada Tuhan untuk menolong dan membimbing serta menguatkan kita agar kita hidup sesuai dengan hukum-hukumnya. Sebab hanya dengan kuasa Roh Kuduslah kita kan mampu menyangkal dan mendisplikan diri kita agar Allah dimuliakan melalui hidup kita.

Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat
Roma 7:15

Bagikan Artikel: