Mata Orang Lain

Mata Orang Lain
Mata Orang Lain

Kemarin adik saya menderita gatal-gatal pada punggungnya. Biasanya ketika memakan olahan udang, adik saya menjadi alergi. Adik saya mencoba meraba-raba punggungnya dan berniat mengoleskan obat, tapi tidak berhasil. Kemudian ibu membantunya. Tanpa bantuan mata ibu, maka punggung adk saja tidak akan bisa lekas sembuh.

Kita tidak bisa melihat bagian tubuh kita sendiri, misal bagian punggung, wajah atau pun kepala. Oleh sebab itu kita membutuhkan bantuan orang lain untuk melihatnya. Andai ada kotoran di atas kepala kita, maka secara otomatis orang lain akan memberitahu dan kita segera membersihkannya.

Begitu juga ketika kita melakukan banyak kesalahan dalam hidup yang tidak kita sadari, maka kita membutuhkan “mata” orang lain untuk bisa memberitahu letak kesalahan kita. Ketika kita mendapatkan teguran, akan lebih baik jika kita bisa mengoreksi diri kita sendiri.

Manusia memiliki banyak kelemahan dan manusia yang baik adalah untuk bisa saling mengingatkan. Untuk bisa menerima teguran dari orang lain, kita harus mempunyai kerendahan hati. Orang yang memiliki kekerasan hati dan tidak mau menerima koreksi dari sesamanya, itu sama halnya telah membiarkan kotoran berada di atas kepalanya.

Lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!

Mazmur 139:24

Bagikan Artikel: