Masih Ada Kesempatan Kedua

Ada seorang karyawan yang telah dengan sengaja membocorkan data perusahaan. Seharusnya karyawan itu langsung dikeluarkan, namun pimpinannya masih memberinya kesempatan kedua. Si pimpinan memberikan waktu agar karyawannya itu bisa berubah dan memperbaiki diri.

Dan kesempatan kedua yang telah diberikan, itulah yang pada akhirnya membuatnya sadar. Tidak seharusnya ia mencurangi perusahaan juga pimpinannya yang begitu baik padanya. Seandainya ia benar-benar dikeluarkan, mungkin ia akan kesulitan menafkahi keluarganya. Kesemopatan kedua membuatnya lebih banyak berpikir dan merenungi semua kesalahannya.

Yang Tuhan berikan kepada kita bukan hanya kesempatan kedua saja, melainkan kesempatan ketiga, keempat, kelima dan bahkan tak ada batasnya. Kasih Tuhan begitu besar kepada kita dan Ia menantikan pertobatan kita sepanjang waktu. Tuhan selalu menunggu, kapan kita menangis dan menyesali perbuatan.

Apakah kita pernah merenung atas segala hal yang kita lakukan selama ini? Apakah kita pernah menghitung seberapa banyak dosa yang telah kita nikmati? Berbagai pelanggaran yang kita perbuat, itu sama halnya melukai hati Tuhan. Seberapa besar kesalahan yang kita lakukan, tidak akan pernah membuat Bapa meninggalkan kasih-Nya terhadap kita.

Ia tidak meninggalkan orang-orang yang dikasihi-Nya. Sampai selama-lamanya mereka akan terpelihara

Mazmur 37:28b

Bagikan Artikel: