Manusia Baru

Salah satu status kita sebagai warga negara Kerajaan Allah adalah manusia baru. Sebutan manusia baru mengindikasikan bahwa kita dulu adalah manusia lama. Manusia lama adalah ketika kita hidup dalam dosa dan menuruti segala hawa nafsu daging dan duniawi. Saat ini kita disebut manusia baru karena kita sudah menanggalkan manusia lama dan mengenakan manusia baru dan karena kita tidak lagi terikat dan diperbudak oleh dosa. Setelah kita menjadi manusia baru, apa yang harus kita lakukan? Kita harus mau diperbaharui terus menerus oleh kebenaran firman Tuhan, kita harus belajar mengenal Kristus dengan benar, kita harus membuang dan meninggalkan segala perbuatan dosa atau daging, hidup dalam kasih dan mengenakan sifat-sifat Kristus dalam hidup kita.

Sebagaimana sebutan atau status kita sebagai manusia baru, mari kita tinggalkan segala perbuatan manusia lama kita yang mendukakan hati Allah. Sebagai manusia baru mari kita menyerahkan hidup kita untuk diperbaharui dari hari ke sehari, mari terus belajar mengenal Kristus agar kita dapat hidup sesuai dengan kehendak-Nya, mari kita hidup di dalam Dia dan mengenakan sifat-sifat Kristus di dalam hidup kita; sebab inilah yang akan menjadi kesaksian bagi orang-orang di sekeliling kita. Dan nama Tuhan dipermuliakan di dalam hidup kita.

Supaya kamu diperbaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.
Efesus 4:33-24

Bagikan Artikel: