Lebih Sayang Siapa?

Lebih Sayang
Lebih Sayang

Maya baru saja pulang lembur dari kantornya. Untuk menuju ke rumahnya, ia harus menaiki kereta selama 2 jam perjalanan. Kebetulan di tempat kerjanya, ia diberi sekotak puding. Pikirnya ia bisa memakannya sewaktu di kereta.

Perutnya mulai keroncongan. Pantas saja, sebab ia pulang lebih lama dari jadwal biasanya. Ia mengambil kotak puding itu dan membukanya. Lalu Maya teringat senyum adiknya. Ditutupnya kembali kotak puding itu, untuk nanti diberikan kepada adiknya.

Senyum adik Maya membuatnya kuat menahan lapar, sebab kebahagiaan adiknya berada di atas kebahagiaan dirinya sendiri. Mungkin kita pernah mengalami hal-hal seperti di atas, di mana kita teringat orang-orang terkasih saat kita mendapatkan berkat. Itulah yang namanya kasih. Kasih itu akan mengorbankan kepentingan kita sendiri untuk mendahulukan kepentingan orang lain. Kasih itu juga di mana kita akan merasa bahagia ketika orang lain bahagia.

dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri

Filipi 2:3

Bagikan Artikel: