Koreksi Diri

Koreksi Diri
Koreksi Diri

Ada seorang wanita yang tampak begitu marah terhadap teman-temannya. Rupanya wanita itu merasa tersinggung ketika ada salah satu dari temannya yang menegurnya. Ia beranggapan bahwa dirinyalah yang terbaik dan yang paling benar. Rasa marah tersebut muncul karena selama ini dia kerap mengoreksi kesalahan teman-temanya namun tidak mau bila ada yang mengoreksi dirinya.

Seseorang yang hanya suka mengoreksi orang lain tanpa mau mengoreksi dirinya sendiri sama halnya orang yang tidak mempunyai perasaan. Orang-orang yang demikian lebih senang melihat keburukan dan merasa bahagia ketika mampu menghina kekurangan orang lain.

Apakah pada saat kita berdiri di depan cermin yang terlihat adalah bayangan orang lain? Tentu saja tidak. Oleh sebab itu marilah kita mulai mengoreksi diri sebelum kita mengoreksi orang lain. Adalah baik menjadi teladan dari pada mencari-cari ksalahan.

Mengapakah engkau melihat selumbar di dalam mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu sendiri tidak engkau ketahui?

Lukas 6:41

Bagikan Artikel: