Ketika Tuhan Mengubah Haluan

Seorang nahkoda secepatnya memutar haluan kapal ketika ombak besar menghantam. Sang nahkoda tahu bahwa cuaca begitu buruk di depan, jika tetap meneruskan perjalanan yang ada dirinya beserta seluruh isi kapal akan tenggelam.

Perahu kehidupan kita membutuhkan seorang nahkoda yang handal. Kita tidak bisa mengarungi lautan kehidupan dan ganasnya ombak persoalan seorang diri. Kita membutuhkan Tuhan Yesus untuk mengemudikan kehidupan kita.

Ketika Tuhan mengubah haluan hidup kita, ketika Tuhan menggagalkan rencana kita, janganlah kecewa. Kita tidak pernah tahu musibah apa yang akan terjadi. Tuhan hanya ingin menyelamatkan hidup kita dari bencana. Tuhan sudah memiliki rancangan terbaik bagi masa depan kita.

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
Yeremia 29:11

Bagikan Artikel: