Ketika Harta Tak Mampu Membeli Kehidupan

“Kami keluarga kaya raya berlimpah harta. Tetapi ayahku meninggal dunia seorang diri, sulit bernafas bagai tercekik, sambil mencari sesuatu yang gratis tanpa biaya, yaitu udara segar, sedang hartanya ditinggal di rumah,” cuitan putri Antonio Vieira Monteiro, president dewan direktur Santander bank Portugal yang meninggal karena Covid-19 telah menjadi sorotan.

Seorang kaya yang mampu membeli apapun, nyatanya tidak bisa membeli kehidupan. Inilah yang seharusnya menjadi perenungan pribadi kita. Untuk apa kita terus mengejar harta sehingga mengorbankan waktu bersekutu dengan Tuhan, jika pada akhirnya harta kita tidak mampu memperpanjang detak jantung.

Kita boleh bekerja keras, namun jangan pernah melupakan Tuhan. Ingatlah bahwa segala hal yang kita miliki berasal dari Tuhan. Dan jangan pernah lupa juga bahwa hidup kita berada di dalam kendali-Nya. Jangan sombong karena Tuhan bisa mengambil sesuatu yang membuat kita sombong.

jangan engkau tinggi hati, sehingga engkau melupakan TUHAN, Allahmu

Ulangan 8:14a

Bagikan Artikel: