Ketika Bahagia

Penderitaan dan kegembiraan merupakan dua hal yang dialami oleh setiap orang, baik orang percaya maupun tidak percaya. Yang menjadi perbedaannya adalah bagaimana sikap mereka menghadapi kedua hal tersebut. Jika sebelumnya kita sering membahas bagaimana menghadapi penderitaan, saat ini kita akan bahas bagaimana sikap orang percaya ketika mengalami sukacita dan kegembiraan.

Biasanya ketika bahagia atau bergembira orang akan berkumpul bersama teman-teman, makan bersama, nonton bersama, berpesta atau berlibur bersama. Namun tidak demikian yang seharusnya dilakukan orang percaya. Menurut Yakobus, orang percaya yang berbahagia seharusnya “bernyanyi” atau memuji Tuhan. Memuji merupakan ucapan syukur yang diberikan kepada Tuhan dan bentuknya dapat bermacam-macam. Bisa bernyanyi, berdoa, beribadah, berbagi dengan sesama atau segala hal yang tujuannya mempermuliakan Tuhan. Fokus kegembiraan orang yang tidak percaya adalah dirinya sendiri, sedangkan fokus kegembiraan orang percaya adalah untuk kemuliaan Tuhan.

Kalau ada seorang yang bergembira baiklah ia menyanyi
Yakobus 5:13b

Bagikan Artikel: