Ketika Aku Gelisah

Ketika Aku Gelisah
Ketika Aku Gelisah

Sampai sejauh mana kegelisahan dapat mengganggu kehidupan kita? Kegelisahan merupakan ekspresi dari ketidaknyamanan dan ketidaktenangan diri terhadap sesuatu yang menimpa diri kita. Apakah kita pernah merasa khawatir, cemas, resah, takut atau galau? Itu adalah hal-hal yang terjadi ketika kita mengalami kegelisahan. Jika kegelisahan yang kita alami telah berlebihan, itu akan memberikan dampak negatif terhadap jasmani dan rohani kita. Beberapa dampak negatif terhadap jasmani kita adalah, insomnia atau masalah tidur, rasa gelisah juga bisa memicu hormon stress yang mengakibatkan ketegangan otot, serangan panik dan gangguan pencernaan.

Secara manusia, memang wajar jika kita merasa gelisah. Tidak ada manusia di bumi ini yang tidak pernah gelisah akan tetapi kita tidak boleh membiarkan kegelisahan itu berlarut-larut sehingga menimbulkan permasalahan yang baru. Banyak orang, pemimpin atau founder sebuah bisnis justru mendapatkan inspirasi dari masalah dan kegelisahan mereka. Contohnya founder aplikasi ternama yang menyediakan layanan dan konten pendidikan berbasis teknologi terkemuka di Indonesia. Ide tersebut muncul dari kegelisahan mereka yang pada saat itu merasa sulit mendapatkan guru les bahasa karena mereka merasa kemampuan bahasa mereka belum cukup untuk kuliah di luar negeri. Atau founder dari aplikasi Uber. Pada tahun 2008 musim dingin yang bersalju di Paris, Travis Kalanick dan Garrett Camp mengalami masalah dalam memanggil taksi. Dari pengalaman tersebut, muncullah ide untuk menciptakan aplikasi Uber.

Dari kisah di atas kita bisa belajar bahwa tidak selamanya kegelisahan hanya membuahkan hal yang negatif. Ketika kegelisahan menghampiri, tenangkan pikiran dan hati kita dan curahkan semua keluh-kesah kita kepada Tuhan. Di dalam Tuhanlah sebenarnya ada jawaban yang memampukan kita untuk menyelesaikannya dan keluar menjadi pemenang. Daud mengetahui hal itu dan berkata: “Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku.” (Mazmur 62:2). Jika kita memiliki hubungan yang erat dengan Tuhan, kita akan selalu mendapat kekuatan, penghiburan, dan pertolongan. Percayalah kepada Tuhan dan tetap berpikir positif. Akan selalu ada jalan keluar bagi orang yang percaya.

Dan apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan kamu; apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati, Aku akan memberi kamu menemukan Aku.

Yeremia 29:12-14a

Bagikan Artikel: