Ketetapan Hati

Melayani merupakan suatu bentuk jati diri kita sebagai pengikut Kristus. Pelayanan mempunyai makna yang luas, bukan hanya sebatas menjadi aktifis gereja. Kita yang menjadi pengikut Kristus adalah pelayan Kristus. Sebagai pelayan Kristus tentunya kita harus menuruti segala ajaran dan perintah-Nya, serta memiliki kehidupan yang berfokus pada Tuhan. Kita tidak lagi memiliki hidup yang lalu sebab di dalam Tuhan kita akan mengalami lahir baru.

Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, digambarkan sebagai pribadi yang tidak memiliki ketetapan hati. Mereka terkadang menampakan kehidupan yang rohani, terkadang juga menampakan sisi yang lain dengan melakukan perbuatan yang bertentangan dengan firman Allah. Kehidupan seperti yang dijalani oleh orang-orang Farisi, tidak sepantasnya berada dalam kehidupan kita.

Bila kita tidak bisa meninggalkan kebiasaan yang buruk, maka pelayanan kita akan menjadi sia-sia. Apa saja yang kita lakukan tidak akan menjadi berkat baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Bagaimana orang lain bisa melihat Kristus dalam kehidupan kita bila perbuatan kita tidak mencerminkan kasih-Nya?

Ahli-ahli Taurat   dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa.Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya.Barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.

Matius 23:2-3

Bagikan Artikel: