Keserakahan adalah Racun

Ada seorang kaya yang mengaku tidak bisa tidur malam setiap harinya. Kepalanya menjadi sangat pusing dan tubuhnya begitu lemas. Ia takut akan ada orang-orang yang datang ke rumahnya untuk mengambil hartanya. Ia pun memutuskan untuk pergi ke dukun.

Setelah menceritakan semua keluh kesahnya, dukun itu memberikan 3 mantra yang di tulis di kertas. Dukun itu memintanya untuk membuka satu per satu dan harus melakukan semua hal yang tertulis di dalamnya. Karena Ia percaya bahwa dukun yang didatanginya begitu sakti, maka ia mulai membuka kertas yang pertama.

“Di belakang rumahku ada sebuah sungai. Pergilah ke sana selama 30 hari. Berbaringlah di dekat sungai dan pejamkan matamu dari pagi hingga senja tiba.” Orang kaya itu menurutinya. Awalnya merasa bosan dan tak mengerti maksud si dukun. Namun lama-lama ia rasakan ketenangan. Ia bisa tidur sangat lama.

“Carilah kerikil-kerikil kecil lalu lemparkan ke sungai. Lakukan pula selama 30 hari.” Setelah melakukan isi kertas kedua, hatinya mulai tergugah. Ia harus merelakan sebagian hartanya untuk berbagi. Dengan memberi tidak akan membuatnya jatuh miskin.

“Tulis semua amarahmu ke atas kertas dengan tinta lalu masukkan ke dalam air. Lakukan selama 30 hari.” Itulah perintah terakhir si dukun. Setiap hari ia mencoba menuliskan amarah dan setiap ia memasukkan ke dalam air, semua tulisannya luruh. Ia pun mengulanginya namun tetaplah luruh hingga amarah hilang dari hatinya.

Rupanya yang ia datangi bukanlah seorang dukun, melainkan pendeta. Dan kini seorang kaya itu menjadi sangat dermawan dan hidup dengan damai.

Keserakahan adalah racun yang bisa menyakiti diri sendiri. Keinginan manusia tidak akan pernah ada akhirnya. Manusia akan lebih mencintai hartanya daripada hidupnya. Namun ketika hati limpah dengan ucapan syukur, maka tidak akan ada tempat bagi keserakahan sebab Tuhan selalu mengajari untuk memberi. Dengan memberi tidak akan membuat kita miskin. Dengan memberi akan membuat aliran berkat kita tidak akan berhenti.

Jikalau seterumu lapar, berilah dia makan roti, dan jikalau ia dahaga, berilah dia minum air.

Amsal 25:21

Bagikan Artikel: