Kesaksian yang Membawa Kesembuhan

Sore itu di sebuah ruang tunggu rumah sakit, ada seorang wanita yang tengah menanti gilirannya untuk masuk ke ruang dokter. Wanita itu mengalami rasa sakit pada perutnya. Di masa tunggunya, ia dihampiri seorang gadis yang ternyata sedang magang di rumah sakit tersebut. Tanpa disangka, ternyata gadis itu seorang Kristiani. Perbincangan merekapun mulai mengarah ke hal rohani.

Keduanya cukup lama mengobrol. Wanita itu pun mulai bersaksi bagaimana Tuhan telah banyak campur tangan dalam hidupnya. Dikatakan pula bahwa pertolongan Tuhan benar-benar nyata. Dan ketika tiba giliran wanita itu untuk diperiksa, ia baru menyadari bahwa sakit pada perutnya telah hilang. Ia telah sembuh.

Bersaksi tentang kebaikan Tuhan memang menjadi berkat juga kekuatan bagi orang lain, namun juga membawa mujizat bagi diri sendiri. Mungkin selama ini kita tidak menyadari bahwa begitu banyak berkat yang kita dapat melalui kesaksian-kesaksian yang kita bagikan ke orang lain. Bersaksi tidak hanya menumbuhkan iman orang lain, namun juga iman kita sendiri.

Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.

Roma 8:16

Bagikan Artikel: