Kekasihku Memiliki Teman Wanita Lain

Wanita Lain

Wanita Lain

Saya ingin meminta saran atas masalah yang saya hadapi. Saya bisa dibilang sangat tidak beruntung dalam dunia percintaan karena terlalu sering sakit hati. Entah, saya tidak mengerti apakah ini jalan terbaik yang diberikan Tuhan kepada saya? Terkadang saya berpikir kenapa hidup orang lain lebih baik dari pada hidup saya.

Sudah beberapa kali saya mencoba untuk membagi perasaan saya kepada orang lain. Saya ingin dicintai dengan tulus seperti saya tulus menyayangi orang yang saya cintai. Tetapi berkali-kali juga saya gagal. Hingga 3 tahun yang lalu saya menjalani hubungan dengan seorang lelaki. Saya merasa dia sangat mencintai saya. Sebulan terakhir dia memutuskan untuk pulang ke kampung halaman dengan alasan orang tuanya sakit.

Saya mengizinkannya pulang dengan berat hati namun saya tidak boleh egois. Setelah dia pulang ke kampung, dia mulai berubah. Dia jarang memberi kabar. Jika saya bertanya, dia akan marah. Suatu ketika saya mendapati chat-nya bersama seorang wanita dengan perhatiannya yang sungguh tulus. Saya mencoba bertanya baik-baik mengenai hubungan mereka tapi dia marah besar dan memutuskan untuk mengakhiri hubungan kami. Apa yang harus saya lakukan? Haruskah saya membencinya sementara saya masih cinta?

Tanggapan admin,

Menghadapi patah hati memang tidak mudah terlebih lagi ketika kita ditinggalkan oleh orang yang sangat kita cintai. Tapi di sini kita juga harus bisa memahami maksud baik Tuhan dan membuang keegoisan kita. Saat ini Tuhan sedang menjauhkan orang yang tidak setia dari Anda. Tuhan sedang membuang borok yang nantinya dapat membuat Anda lebih sakit di masa depan. Coba bayangkan jika Anda telah menikah, lalu dia selingkuh di belakang Anda. Mana yang lebih menyakitkan? Hubungan berakhir sebelum pernikahan atau menyesali keputusan Anda karena telah mempertahankan dia seumur hidup?

Melupakan dan memberi pengampunan terhadap seseorang yang telah meninggalkan/menyakiti kita memang tidak mudah. Semua itu membutuhkan waktu. membutuhkan proses. Seperti ketika kita sedang terjatuh dan terluka. Butuh waktu untuk sembuh, serta membutuhkan cara untuk mengobati luka itu. Demikan juga dengan hati kita. Hati yang terluka membutuhkan waktu untuk sembuh.

Cara terbaik untuk melupakan adalah belajar untuk merelakan dan bersyukur. Mungkin tidak akan sembuh pada keesokan harinya. Mungkin akan memakan waktu beberapa bulan atau tahun. Jangan takut untuk melepaskan seseorang yang telah menyakiti kita, sebab orang seperti itu bukanlah yang Tuhan kehendaki. Tuhan akan memberikan pasangan yang baik tepat pada waktunya. Percayalah!

Bagikan Artikel Ini :

Tags:

You might also likeclose