Kehendak Allah yang Bersifat Moral

Kehendak Allah yang bersifat moral adalah kehendak Allah yang dinyatakan dalam hukum taurat. Melalui hukum taurat ini kita bisa tahu mana yang berkenan dan mana yang tidak berkenan. Beberapa ayat yang menjelaskan tentang kehendak Allah yang bersifat moral: mengucap syukurlah dalam segala hal sebab itulah yang dikendaki Allah bagimu, kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri, karena inilah kehendak Allah: pengudusanmu yaitu supaya kamu menjauhi percabulan.

Melalui ayat-ayat tersebut kita melihat kehendak Allah di dalam Alkitab yang jelas dan nyata. Ia mau kita bersyukur dalam segala hal, Ia mau kita hidup dalam kasih dan Ia mau kita hidup kudus. Jadi kehendak Allah yang bersifat moral adalah satu kehendak yang Ia sudah nyatakan kepada kita di dalam Alkitab tentang bagaimana kita hidup berperilaku, beriman dan percaya kepada-Nya.

Sebagai orang percaya kita telah membaca dan mendengar kehendak Tuhan yang telah dinyatakan melalui Alkitab. Mari kita lakukan kehendak Tuhan. Hanya orang-orang yang melakukan kehendak Allah-lah yang akan menerima upah dan bagian di dalam Kerajaan Sorga.

Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
Matius 7:21

Bagikan Artikel: