Kecemasan dan Ketakutan

Kecemasan dan ketakutan telah menjadi penjara yang menghalangi kita untuk melihat rencana Allah yang indah dalam hidup kita. ketakutan dan kecemasan ini membuat kita menjadi seseorang yang tidak siap dengan perubahan. Banyak dari kita karena cemas dan takut membuat kita tidak berani dan tidak siap menghadapi perubahan dan lebih suka menyimpan kenyamanan duniawi daripada merencanakan perubahan hidup yang tidak pasti baginya. Pada akhirnya, dalam banyak kemungkinan, kita akan berhadapan dengan banyak pilihan dalam hidup ini. kita tidak dapat terus tinggal di dalam kecemasan dan ketakutan setiap kali menghadapi realitas perubahan. Yang dapat menolong kita dalam situasi ini adalah kiat mengetahui dan memutuskan dengan pasti bahwa jauh lebih penting bagi kita untuk menemukan makna hidup kita yang sesungguhnya dan mempercayai Tuhan bahwa Ia selalu bersama kita di dalam segala musim perubahan hidup kita.

Sebagai orang percaya kita tahu pasti bahwa Tuhan tidak menjanjikan langit selalu biru, hidup selalu berjalan mulus dan tidak akan ada masalah. Tapi Ia berjanji selalu menyertai di segala musim hidup kita. Sebab Ia Allah Imannuel, Allah yang selalu menyertai kita. Jangan pernah takut melangkah dalam ketidakpastian dunia ini, sebab ketika kita melangkah bersama Tuhan, tangan-Nya yang penuh kuasa itu memegang hidup kita dan akan menarik kita kembali di saat keputusan yang kita ambil salah dan keluar dari jalur Allah. Jangan pernah hanya karena kita takut dan cemas kita tetap tinggal nyaman dalam kenyamanan yang dunia berikan. Hadapi setiap perubahan dan percayalah Tuhan selalu ada untuk kita jadikan tempat bergantung.

Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.
Filipi 4:6

Bagikan Artikel: