Keburukan Orang Lain

Jangan terlalu sibuk ikut campur kehidupan orang lain. Jangan pula menjadi hakim atas keburukan dan kelemahan yang mereka miliki. Yang bisa kita nilai dari orang lain adalah dari sejauh mana kita melihat dan mendengar, selebih itu kita tidak mengetahui apa-apa.

Baik buruknya kehidupan adalah benih yang ditanam masing-masing orang. Bila terlalu sibuk memperhatikan benih orang lain, maka kita akan lupa dengan benih yang seharusnya kita tanam sendiri. Perhatikan diri kita terlebih dahulu. Pikirkan secara matang, benih seperti apa yang harus kita tabur.

Kita tidak akan menuai yang baik bila tidak menabur yang baik. Dari dari setiap apa yang kita tabur hari ini, kita harus bisa mempertanggungjawabkannya di kemudian hari. Jika tidak ingin berakhir buruk, maka berhentilah berbuat buruk.

Orang yang murah hati berbuat baik kepada diri sendiri, tetapi orang yang kejam menyiksa badannya sendiri.
Amsal 11:17

Bagikan Artikel: