Kebaikan-Nya Tak Pernah Berakhir

Ketika merenungkan kebaikan Tuhan dalam hidup saya, saat itu juga saya menjadi malu sebab apa yang saya berikan tidak setimpal dengan apa yang sudah Tuhan beri. Saya merasa sangat tidak layak untuk menerima semua kebaikkan itu karena saya masih banyak melakukan pelanggaran.

Saya pun membayangkan, bagaimana jika semua yang kita dapatkan saat ini merupakan pinjaman dari Tuhan dan kita harus membayarnya. Mungkin kita tidak akan sanggup lagi untuk hidup sebab kita tidak mampu membayar kesehatan setiap hari, napas hidup, prestasi, karir dan lainnya.

Semua telah Tuhan berikan kepada kita secara cuma-cuma. Tuhan tidak pernah memberikan tagihan bulanan. Tuhan tidak pernah menuntut harta kita sebab kekayaan yang kita miliki adalah pemberian Tuhan.

Yang Tuhan inginkan adalah hati kita. Hati yang taat kepada-Nya. Hati yang selalu rindu untuk bersekutu. Dan juga hati yang mengasihi-Nya. Kita memang tidak bisa membalas semua kebaikan yang telah Tuhan berikan kepada kita, namun kita bisa menjadi pribadi yang menyenangkan hati-Nya.

Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.

Yehezkiel 36:26

Bagikan Artikel: