Kasih yang Sempurna

Karena di rumah saja, adik belajar mewarnai di buku gambar. Hasilnya berantakan karena memang baru pertama kali belajar. Tidak lama kemudian ibu datang. Ibu mengajari adik bagaimana cara yang baik untuk mewarna. Gambar adik yang semula berantakan menjadi lebih bagus. Setelah coba beberapa kali sesuai dengan yang ibu ajarkan, adik pun mulai bisa mewarnai dengan baik.

Seperti itulah Tuhan dalam kehidupan kita. Kasih Tuhan yang sempurna telah memperbaiki dan menyempurnakan kehidupan kita. Ada banyak rencana dalam hidup, namun rencana Tuhan selalu yang terbaik. Tuhan pun membuat kehidupan kita lebih berwarna. Ada begitu banyak kesempatan yang Tuhan beri. Ada banyak pula berkat yang Tuhan sediakan.

Campur tangan Tuhan dalam kehidupan kita juga mengajari kita tentang bagaimana cara untuk mengasihi. Kasih itu mampu bersabar, mampu mengampuni, mampu melupakan kesalahan orang lain, tidak pemarah, tidak mementingkan diri sendiri dan hal buruk lainnya.

Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.

1 Korintus 13:4-5

Bagikan Artikel: