Kasih dalam Keluarga

Banyak rumah tangga yang hancur karena kehilangan kasih yang sebenarnya. Kasih dimulai dari keluarga. Anak-anak akan hidup dalam kasih jika orang tuanya hidup dalam kasih. Rumah tangga akan hidup dalam kasih jika suami istri saling mengasihi, juga orang tua dan anak saling mengasihi. Tetapi yang terjadi sekarang sangat memprihatinkan. Angka perceraian dan kerusakan dalam rumah tangga terus meningkat. Tidak sedikit orang kristen atau orang percaya yang keluarganya hancur. Hal ini disebabkan karena tidak lagi memiliki kasih di antara sesama anggota keluarga. Seharusnya keluarga-keluarga kristen menjadi teladan dalam penerapan kasih kepada semua orang yang belum mengenal Tuhan.

Sebagai orang percaya yang sudah menerima Yesus Kristus sebagai juruselamat merupakan sebuah keharusan untuk hidup dalam kasih. Memang tidak ada yang mudah dalam menjalani sebuah keluarga atau rumah tangga. Namun kita percaya, jika kita meletakkan dasar keluarga kita di dalam Tuhan dan di atas dasar kasih maka Allah sumber kasih itu akan melimpahkan kasih-Nya dalam keluarga kita. Suami belajar untuk mengasihi istri, istri belajar tunduk dan mengasihi suami, anak-anak belajar untuk mengasihi orang tua, dan orang tua wajib mengasihi anak-anak. Sebab kasih menutupi banyak pelanggaran, kasih menyembuhkan luka dan kasih akan memulihkan hubungan setiap anggota keluarga. Selamat hidup dalam kasih.

Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan, Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya
Efesus 5:22, 25

Bagikan Artikel: