Kasih

Ketika kita membaca Alkitab, kita akan banyak menemukan kata kasih, sebab kasih adalah karakteristik Allah yang paling utama. Ada dua gagasan kasih yang dapat kita ungkapan, yang pertama kasih itu harus diwujudnyatakan. Banyak orang berkata “yang penting adalah tindakannya bukan perkataannya.” Yang kedua kasih itu memiliki makna yang sangat luas hingga sulit untuk diungkapkan dan ditangkap dengan kata-kata manusia yang sederhana. Kasih itu dapat diungkapkan, ia lebih luas dari perbendaharaan kata dan kemampuan nalar manusia itu sendiri. Karena begitu dalamnya arti dari kasih itu sehingga tidak ada kata-kata atau nalar yang cukup untuk menjadi wadah untuk mengungkapkan secara tepat makna kasih secara tepat.

Jika kasih memiliki makna sedemikian dalamnya, maka tidak salah jika kasih menjadi karakteristik Allah yang paling utama. Sebab bukti nyata kasih Allah pun telah diwujudnyatakan lebih pengorbanan-Nya menyerahkan Anak-Nya yang tunggal untuk menyelamatkan kita. Karena itu, mari kita menyatakan kasih kita kepada Allah, bukan hanya dengan kata-kata, sebab kata-kata pun tak sanggup untuk melukiskannya. Kita nyatakan kasih kita dengan melakukan segala perintah-Nya dan ketepatan-Nya dengan setia. Sebab tidak ada hal lain yang bisa kita lakukan untuk membalas kasih Allah bagi kita.

Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barang siapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku padanya.
Yohanes 14:21

Bagikan Artikel: