Jika Kamu Ingin, Katakanlah!

Mey sedang menikmati libur musim panas di rumah. Sebenarnya ia ingin sekali pergi ke pantai bersama seluruh keluarganya, namun ia takut mengatakannya pada ayah. Saat ayahnya pulang dari bekerja, Mey hanya mengintipnya dari balik pintu. Rasa takut itu membuat Mey melewati akhir pekan di rumah.

Akhirnya Mey menyadari bahwa selama ini ayah tidak pernah membuat hatinya terluka. Ayah selalu memberi yang terbaik untuknya. Dan saat makan malam, Mey menyampaikan keinginannya. Betapa girang hatinya saat ayah mengabulkan permintaannya.

Mungkin kita memiliki sifat seperti Mey. Kita mempunyai daftar keinginan yang panjang. Kita menjadi ragu apakah kita layak mengatakan dan memintanya kepada Tuhan. Perlu kita tahu bahwa Tuhan tidak pernah membatasi bakhan mengatur hal-hal yang kita doakan. Tuhan memberi kebebasan agar kita bisa mengeluarkan seluruh isi hati kita di hadapan-Nya. Maka dari itu, katakanlah semuanya kepada Tuhan.

Hanya saja, Tuhan tidak akan langsung mengabulkan semua keinginan kita. Tuhan akan memilahnya, mana yang terbaik buat kita dan tidak.

Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.

Markus 11:24

Bagikan Artikel: