Jangan Takut Diremehkan

Berawal dari sebuah hinaa, akhirnya teman saya menjadi penulis terkenal. Hal ini terjadi kurang lebih sepuluh tahun yang lalu. Teman saya sangat ingin menulis, ia pun mencoba kemampuannya lalu menayangkannya pada sebuah blog. Tidak lama, artikel teman saya diserang oleh beberapa orang dengan kata-kata yang kasar dan cenderung meremehkan kemampuannya.

Awalnya teman saya sempat trauma dan tidak ingin menulis lagi. Namun ia ingat sebuah kata-kata dari seorang pendeta, bahwa bukan orang lain yang akan mengubah hidup kita melainkan diri kita sendiri. Ia pun mulai bangkit. Ia menjadikan semua hinaan sebagai alat untuk mengoreksi kelemahannya.

Jangan pernah takut ketika orang lain meremehkan atas apa yang kita lakukan selama kita tetap berada di jalan yang benar. Untuk bisa menuju kualitas yang baik memang dibutuhkan proses yang panjang. Jangan memandang hinaan dengan pikiran yang negatif, namun jadikan motivasi untuk memperbaiki diri.

Tuhan tidak ingin kita hidup dalam keputusasaan. Tuhan ingin agar kita selalu berharap kepada-Nya. Kejarlah berkat sampai kita mendapatkannya. Lampauilah batas kemustahilan dengan beriman kepada Tuhan.

Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa.

Ibrani 12:3

Bagikan Artikel: