Jangan Menyerah

Jangan Menyerah
Jangan Menyerah

Ada satu mahasiswi berkuliah di salah satu universitas swasta di Yogyakarta yang memiliki kekurangan fisik. Mahasiswi tersebut memiliki bentuk tulang punggung yang tidak normal dan kakinya terlalu lemah untuk berjalan, sehingga dia harus menggunakan kursi roda. Meskipun demikian, dia tetap ingin kuliah. Awalnya mahasiswi itu merasa minder, tetapi dia menghapus rasa mindernya dan berkata “Tuhan Yesus sanggup tolong saya”. Di kampus, teman-temannya selalu menghantarnya. Setiap kali ia berkeliling dengan kursi rodanya, ia selalu melipat sandaran kaki yang ada pada kursi roda dan menggerakkan kakinya seolah-olah dia sedang berjalan. Ketika ditanya mengapa dia melakukan itu, dia menjawab “aku memang tak dapat berjalan, tetapi aku ingin berjalan”.

Pantang menyerah, teguhkan hati dan yakin merupakan solusi yang terbaik ketika kita sedang menghadapi hal yang membebani langkah kita. Sama seperti perempuan yang sedang mengalami pendarahan selama dua belas tahun. Dia ingin sembuh dan berusaha keras serta tidak menyerah untuk menggapai Tuhan Yesus yang kala itu sedang berada di tengah kerumunan banyak orang. Perempuan itu yakin bahwa jika dia menggapai jubah-Nya, dia akan sembuh. Akhirnya, dia benar-benar sembuh setelah menjamah jubah Tuhan Yesus.

Memang, rasa kuatir, takut dan hilang harapan sering muncul ketika kita mendapat masalah. Tetapi, ingatlah bahwa Tuhan Yesus sanggup lakukan segala hal. Kasih dan kuasa-Nya selalu ada bagi kita. Jangan menyerah, teguhkan hati dan yakinlah pada Tuhan Yesus karena Dia sanggup selesaikan apapun masalah kita.

Sebab katanya: ”Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.”

Markus 5:28

Bagikan Artikel: