Jangan Congkak, Kita Masih Bergantung Pada Tuhan

Tadi pagi saya membaca sebuah cerita, ada seorang profesor yang sangat sombong mendatangi Tuhan di sebuah gereja. Profesor tersebut sangat terkenal dengan kepintarannya. Banyak sekali alat-alat bahkan mesin ciptaannya.

“Tuhan, saya rasa sebentar lagi manusia tidak membutuhkan Engkau lagi. Dengan mesin buatan, saya bisa menciptakan apa saja termasuk manusia.”

“Wow, kau sangat pintar. Coba buatkan Aku satu manusia,” jawab Tuhan.

Profesor mulai mengambil bahan dan peralatannya. Dan Tuhan berkata, “Jangan kau pakai logam hasil ciptaan-Ku. Kau menggali dan mengambil semuanya darii dalam tanah. Ciptakanlah sendiri logammu. Dan jangan membentuk apapun dengan tangan yang Aku berikan untukmu. Buatlah tanganmu sendiri dan kembalikan tangan yang Aku ciptakan.”

Profesor mulai terdiam dan tertunduk malu. Sepintar-pintarnya dirinya, rupanya ia masih mengandalkan Tuhan. Dan dia pun pulang dengan membawa segala kebodohannya.

Jangan menjadi manusia yang congkak, bukan berarti ketika kita pintar lantas bisa melampaui Tuhan. Hidup kita tidak bisa lepas dari kasih karunia Tuhan. Dan akal budi yang kita miliki adalah pemberian-Nya.

Setiap tarikan napas merupakan bukti bahwa kita masih bergantung sepenuhnya kepada Tuhan. Dan saat Tuhan menghentikan napas kita, maka semua yang kita miliki baik harta, jabatan dan kepandaian menjadi tak berarti lagi.

Kasihilah TUHAN, hai semua orang yang dikasihi-Nya! TUHAN menjaga orang-orang yang setiawan, tetapi orang-orang yang berbuat congkak diganjar-Nya dengan tidak tanggung-tanggung.

Mazmur 31:24

Bagikan Artikel:

Tags: , ,


youtube

Motivasi Terkini
Jesus
You might also likeclose