Jangan Bimbang

Jangan Bimbang
Jangan Bimbang

Ada seorang pesulap yang terbiasa melakukan aski menyebrang dari gedung satu ke gedung lainnya dengan berjalan di atas seutas tali. Tidak ada ketakutan yang terpancar dari wajah pesulap itu dan dengan rasa percaya dirinya serta kemampuannya, ia selalu berhasil melalui setiap tantangan. Suatu hari saat ia hendak melakukan aksinya, tiba-tiba ada seorang wanita tua yang meneriakinya.

“Hei, anak muda! Apa yang kau lakukan di atas sana? Mengapa kau berjalan hanya di atas seutas tali? Kau sewaktu-waktu bisa terjatuh dan hidupmu akan berakhir!.”

Mendengar apa yang dikatakan wanita tua itu, hati pesulap ini mulai menciut. Mulai ada rasa takut yang menghantui dirinya sehingga ia tidak mampu meneruskan aksinya. Ia menjadi tidak percaya terhadap kemampuannya dan mulai menyayangkan nyawanya. Sejak saat itulah karirnya sebagai pesulap terkenal pun gugur.

Perkataan orang lain sering kali membuat nyali kita menciut. Sebagai orang percaya, seharusnya kita mampu mendengar suara Tuhan. Ketika Tuhan sudah berjanji akan menyertai kita, meskipun ada badai sekalipun kita tidak akan terjatuh dan binasa. Tuhan akan selelau memegang tangan kita dan memberikan pertolongan.

Rasa takut tidak akan pernah bisa mengubah apa pun. Rasa takut hanya akan membuat iman kita menjadi kerdil. Berjalan bersama Tuhan, kita akan menemui berbagai macam mujizat yang tidak pernah terpikirkan oleh akal manusia, sebab Tuhan adalah ajaib!

Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.

Yakobus 1:6

Bagikan Artikel: