Istri yang Cantik

Istri yang Cantik
Istri yang Cantik

Ada seorang pria yang baru saja menikah. Pria itu menuntut wanita yang berparas cantik untuk bisa menjadi pendamping hidupnya. Pria ini kemudian menjadi sangat bangga karena mampu mempersunting seorang wanita yang menjadi pilihannya, yaitu wanita yang sangat cantik.

Beberapa bulan kemudian mulai terjadi keributan kecil di dalam rumah tangganya dan pada tahun berikutnya menjadi masalah yang besar. Pria itu akhirnya memutuskan untuk berpisah dengan istrinya yang cantik karena merasa tidak sesuai dengan apa yang diharapkannya.

Rupanya istri cantik tersebut tidak dapat mengurus rumah dengan baik. Istrinya begitu malas dan tidak mempedulikan hidupnya. Pada akhirnya pria itu menjadi teringat akan saran orang tua dan sahabatnya bahwa kenalilah hatinya bukan parasnya. Sebab kecantikan fisik tidaklah menjamin kecantikan hati.

Sebelum kita memilih pendamping hidup, maka kita harus bisa mengenali hatinya. Apakah calon pendamping kita sudah mengenal Tuhan Yesus? Apakah mengasihi Tuhan Yesus? Sebab seseorang yang mengasihi Tuhan sudah pasti memiliki hati yang sangat cantik.

Demikian pula isteri-isteri hendaklah orang terhormat, jangan pemfitnah, hendaklah dapat menahan diri dan dapat dipercayai dalam segala hal.

1 Timotius 3:11

Bagikan Artikel: