Iman

Orang-orang yang ingin melakukan sesuatu yang luar biasa untuk Tuhan, ia harus percaya kepada-Nya secara mutlak. Kepercayaan kepada Tuhan secara mutlak disebut dengan iman sejati. Iman sejati selalu berdasarkan pada janji Tuhan atau Firman-Nya. Ia percaya jika Tuhan yang menjanjikan, ia pasti akan memenuhi-Nya. Iman tidak bekerja pada situasi yang mungkin. Iman mulai bekerja ketika kita merasa kekuatan kita terbatas. Iman bekerja dalam situasi yang mustahil. Dalam penilaian iman, Tuhan adalah jawaban dari segala pertanyaan dan kesulitan. Iman itu seperti mempercayai sesuatu yang tidak masuk akal, namun sesungguhnya iman adalah sesuatu yang masuk akal. Apalagi yang lebih masuk akal selain makhluk hidup harus percaya kepada pencipta-Nya?, apakah tidak masuk akal untuk percaya kepada-Nya yang tidak pernah berbohong dan gagal?. Mempercayai Tuhan adalah sesuatu yang paling rasional yang dapat dilakukan seseorang. Apabila kita percaya kepada-Nya, tidak ada kesia-siaan di dalam hidup kita.

Jika demikian, masihkah kita tidak percaya kepada-Nya yang sanggup melakukan segala sesuatu dan tidak ada yang mustahil bagi-Nya. Karena itu, mari kita terus mempercayainya dengan mutlak, tanpa ada sedikitpun unsur keraguan di dalam kepercayaan kita. Sebab kita tahu bahwa Ia tidak pernah mengingkari setiap janji yang telah diucapkan-Nya dan tidak ada satu rancangan-Nya yang gagal. Bahkan tidak ada satu pun yang mustahil bagi Dia.

Jawab Yesus, “Apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah”
Lukas 18:27

Bagikan Artikel: