Ikut Terluka

Ada seorang suami yang kala itu terpaksa berhenti bekerja karena perusahaan tempat ia bekerja gulung tikar. Ia pulang dengan segala beban dan keluh kesah yang kemudian ia tumpahkan pada istrinya. Pemutusan hubungan kerja mengakibatkan dirinya tidak bisa lagi menafkahi keluarganya. Tanggung jawab yang tak lagi bisa ia penuhi itulah yang membuatnya terluka.

Rupanya, sang istri tidak seperti yang ia duga. Ia takut jika istrinya akan marah kemudian meninggalkannya. Memang benar bahwa istrinya merasa sedih dengan apa yang menimpa suaminya, tapi bukan berarti akan meninggalkannya. Sang istri terus membangkitkan semangat suaminya agar mencari pekerjaan baru atau membuka usaha.

Pasangan sejati pasti akan ikut terluka jika melihat belahan jiwanya terluka. Lantas luka itu tidak akan dibiarkan menganga sedemikian rupa, namun akan membalut dan mengobatinya. Itulah kasih murni yang seharusnya dimiliki dalam ikatan suami-istri.

Bagikan Artikel: