Hidup Sebagai Kesempatan

Sebagai manusia yang menerima pemberian hidup dari Tuhan, seharusnya kita menghargai hidup kita ini sebagai sebuah kesempatan. Rick Warren menyebutnya hidup ini sebagai penugasan sementara. Ada tugas hidup yang Tuhan percayakan kepada kita, dan hidup itu diberikan kepada kita dalam batasan waktu, sebagai kesempatan yang suatu saat akan berakhir. Saat Tuhan memanggil kita pulang kepada-Nya, kita mengalami kematian, kita akan menjawab pertanyaan-Nya. Setiap kesempatan dalam hidup ini sangat berharga untuk kita maknai dengan kegiatan yang memprioritaskan hal yang bernilai kekal. Sebagai kesempatan untuk membalas kasih Tuhan, mensyukuri anugerah pengampunan-Nya dan membagikan kasih-Nya kepada sesama yang membutuhkan kasih Tuhan.

Jika kita menyadari bahwa hidup kita di dunia ini hanya sementara, hendaknya kita mempergunakan kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya sehingga tidak ada hal yang sia-sia yang kita kerjakan. Ingatlah juga untuk mengarahkan hidup kita kepada hal-hal yang bernilai kekal dan bukan pada dunia yang sifatnya sementara. Bila kita bekerja dan berkarya di dalam dunia ini, hendaknya kita melakukannya sebagai kesempatan untuk mengerjakan tujuan dan panggilan hidup kita. Sehingga hati kita tidak terikat pada hal-hal kenikmatan dunia dan kemewahan harta.

“Adapun manusia, hari-harinya seperti rumput, seperti bunga di padang demikianlah ia berbunga; apabila angin melintasinya, maka tidak ada lagi ia, dan tempatnya tidak mengenalnya lagi.”
Mazmur 103:15-16 (TB)

Bagikan Artikel: