Hidup dalam Pengharapan

Pernah mendengar sebuah pepatah yang mengatakan bahwa manusia tidak dapat hidup tanpa memiliki harapan. Demikian juga hidup kekristenan kita akan menjadi sia-sia jika kita menjalaninya tanpa sebuah harapan di masa depan. Dunia dengan segala kemewahannya tidak akan mampu membeli sebuah harapan dan memberi sebuah sukacita besar kepada siapa apa pun terlebih lagi kepada orang percaya. Sebab pengharapan dan sukacita terbesar orang percaya adalah berjumpa dengan Tuhan Yesus di sorga. Pengharapan dan sukacita besar ini hanya dapat kita peroleh jika kita hidup dalam pengharapan yang mendatang keselamatan. Inilah pengharapan yang ada di dalam iman kita kepada Yesus Kristus. Pengharapan lainnya adalah kita mendapatkan warisan kekal, yang tidak binasa, cemar dan tidak layu. Pengharapan ini adalah pengharapan yang diberikan Allah kepada anak-anak-Nya. Kemudian pengharapan tentang kemuliaan yang akan datang. Pada saat nanti setiap kita akan menerima hasil dari seluruh perjuangan iman yang terus kita pegang selama ini.

Karena itu, mari kita terus hidup di dalam pengharapan di dalam iman kita kepada Yesus Kristus, sebab pengharapan inilah yang membuat hidup kekristenan kita tidak menjadi sia-sia. Mari kita terus hidup dalam pengharapan akan keselamatan untuk dapat hidup kekal dan menerima warisan yang tidak dapat binasa dan menerima kemuliaan kekal yang telah menantikan kita yang tetap teguh sampai akhir. Teruslah hidup dan bertumbuh dalam iman dan pengharapan yang tidak pernah mengecewakan.

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmat-Nya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan.
1 Petrus 1:3

Bagikan Artikel: