Hidup adalah Tentang sebuah Proses

Pada sebuah pameran keramik, banyak orang berdecak kagum akan hasil-hasil karya yang ada. Mereka hanya menilai dari sisi hasilnya dibandingkan menghargai proses pembuatannya. Bahkan ada yang merasa iri sebab keramik buatannya tak seindah keramik yang ada di dalam gedung pameran itu.

Lalu ada seorang pemuda yang memberanikan diri untuk bertemu dengan si pembuat keramik. Pemuda itu pun diajak menuju sebuah ruangan di mana ia benar-benar melihat semua proses pembuatan keramik. Dibutuhkan waktu yang cukup lama, kesabaran, ketelitian bahkan terkadang harus mengalami luka pada tangannya agar dihasilkan keramik terbaik.

Manusia seringkali hanya melihat hasil akhir dari kehidupan seseorang tanpa menghargai prosesnya. Si pemalas selalu dipenuhi iri hati tanpa mau bekerja keras. Untuk sebuah kesuksesan dibutuhkan pengorbanan bahkan dalam waktu yang lama. Bila kita menginginkan hasil akhir yang baik, kita harus setia mengerjakan apa yang menjadi bagian kita saat ini. Fokuslah pada kesempatan yang Tuhan berikan pada kita.

Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.

Lukas 16:10

Bagikan Artikel: