Hati yang Tersakiti

Sewaktu masa kanak-kanak, mungkin kita seringkali terluka. Saat belajar untuk berjalan, kita sering terjatuh. Mengendarai sepeda, atau waktu berlarian juga seringkali terjatuh. Lutut bahkan siku sering terluka, namun rasa sakit itu akan dengan cepat terlupakan dan luka itu sendiri akan sembuh dalam waktu yang tidak lama. Benar apa yang dikatakan orang bahwa masa kanak-kanak adalah masa yang paling membahagiakan.

Seiring berjalannya waktu, kita pun juga semakin bertumbuh. Dari masa kanak-kanak berganti menjadi masa remaja lalu dewasa. Akan banyak kejadian yang harus kita jumpai. Pun berbagai macam rasa yang akan singgah dalam hati kita. Perasaan kita tiba-tiba menjadi campur aduk. Mungkin kita akan merasakan kekecawaan yang begitu lama, atau kita akan mendapatkan luka hati yang sangat dalam.

Itulah kehidupan yang harus kita jalani. Kita tidak bisa menghindar atau kembali pada masa kanak-kanak. Yang harus kita lakukan adalah bagaimana cara mengolah semua rasa itu. Rasa cinta, kasih, sayang, kecewa, sakit, jengkel dan lain sebagainya harus bisa kita tempatkan dengan tepat. Hiduplah dekat dengan Yesus, agar rasa yang baik bisa menjadi berkat dan rasa yang buruk tidak menjadi batu sandungan bagi diri sendiri maupun sesama.

Ia menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut lukaluka mereka

Mazmur 147:3

Bagikan Artikel: