Hati yang Setia, Itu yang Tuhan Mau

Dalam kehidupan ini, selama kita berhubungan dengan orang lain, pasti tidak ingin dihianati, baik itu dalam hubungan keluarga, pertemanan, pekerjaan atau hal apapun. Kita seringkali menutut orang lain untuk tetap memegang janji yang telah mereka sampaikan pada kita. Akan terasa begitu menyakitkan bila ternyata kita dapati bahwa mereka ingkat janji.

Akan sulit bagi kita untuk bisa memaafkan bahkan memberikan kesempatan kedua kepada orang-orang yang telah melakukan kesalahan pada kita. Kita cenderung menghindari mereka agar kita tidak dikecewakan untuk kedua kalinya.

Pernahkah kita memikirkan hati Tuhan bila begitu banyak anak-anak Tuhan yang tidak bisa setia kepada-Nya? Bahkan kita sendiripun masih kerap menduakannya hanya demi melayani kepentingan-kepentingan pribadi kita. Namun apa yang Tuhan lakukan kepada kita? Adakah Tuhan meninggalkan kita? Tidak! Tuhan tetap setia menjaga kita. Tuhan tetap setia memelihara kta. Tak terbatas pengampunan Tuhan dan tak terhitung kasih setia-Nya pada kita.

Sampai hari ini Tuhan masih terus menyelidiki hati anak-anak-Nya. Tuhan mencari hati yang setia kepada-Nya. Tuhan akan memakainya lebih lagi. Tuhan akan mempercayakan perkara-perkara yang lebih besar. Mari milikilah hati yang setia agar Tuhan berkenan atas hidup kita.

Hanya, lakukanlah dengan sangat setia perintah dan hukum, yang diperintahkan kepadamu oleh Musa, hamba TUHAN itu, yakni mengasihi TUHAN, Allahmu, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya, tetap mengikuti perintah-Nya, berpaut pada-Nya dan berbakti kepada-Nya dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu.

Yosua 22:5

Bagikan Artikel: