Hati yang Retak

Hati yang Retak
Hati yang Retak

Tuhan, aku patah hati. Rasanya hatiku telah hancur berkeping-keping. Mengapa Tuhan begitu tak adil kepadaku? Mengapa Tuhan tega membiarkan aku sendiri? Mengapa Tuhan membiarkan kekasihku berselingkuh?

Kita sering menyalahkan Tuhan atas apa yang terjadi dalam kehidupan kita, termasuk pada saat kita kehilangan kekasih hati. Kehilangan seseorang yang sangat kita sayangi memang menyakitkan, terlebih lagi ketika melihatnya berselingkuh dengan orang lain.

Lalu apakah kita sadar bahwa kita telah membuat hati Tuhan begitu remuk berulangkali? Kita yang telah lebih dulu menyelingkuhi Tuhan dengan dosa-dosa yang ada di dunia. Kita lebih memilih untuk berjalan di dalam gelap dari pada berjalan di dalam terang kemulian Tuhan.

Jika kita telah menyadari betapa pahitnya sakit hati, maka jangan pernah menyakiti orang lain juga Tuhan kita. Sebab saat kita berlaku tak bercela di mata-Nya, maka berkat-berkat itu akan tercurah bagi kita.

Jika engkau secara demikian berdosa terhadap saudara-saudaramu dan melukai hati nurani mereka yang lemah, engkau pada hakekatnya berdosa terhadap Kristus.

1 Korintus 8:12

Bagikan Artikel: