Harus Percaya

Harus Percaya
Harus Percaya

Seorang anak baru saja terjatuh dari sepeda. Anak itu mengalami cedera pada kakinya sehingga dibutuhkan waktu yang lama untuk menyembuhkannya. Ketika dokter telah menyatakan anak itu sembuh, disarankan pula untuk mulai berlatih jalan. Anak itu mencoba untuk menggerakkan kakinya. Ia merasakan nyeri yang luar biasa. Ia belajar untuk berdiri namun terjatuh.

Ada keraguan untuknya bisa berjalan kembali dan ayahnya meyakinkan bahwa dirinya akan pulih seperti sedia kala. Rupanya rasa takut terlalu besar dan membuatnya berlama-lama berada di atas kursi roda. Rasa takut itu telah menguasai dirinya dan menghilangkan kemampuan yang dimiliki.

Untuk bisa mendapatkan hal yang terbaik, kita harus percaya terhadap kemampuan yang kita miliki. Begitu juga dalam hal yang rohani, untuk bisa menembus batas-batas kemustahilan kita memerlukan iman yang besar yaitu iman kepada Tuhan. Masakan Tuhan akan mencurahkan berkat-Nya ke atas orang-orang yang tidak dikenan-Nya?

Jangan biarkan hidup kita dipengaruhi oleh kecemaran dunia terlebih lagi membawa kita menjadi tidak beriman kepada Allah. Tempatkan Tuhan di atas segala-galanya dan Dia yang akan melenyapkan segala ketakutan kita, sebab sesungguhnya Tuhan ada bersama-sama dengan kita.

Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.

Ibrani 11:6

Bagikan Artikel: