Harapanmu adalah Benih di Hadapan Tuhan

Harapanmu adalah serupa benih di hadapan Tuhan. Ketika kamu memintanya di dalam doa dan terlebih kamu menangisinya di bawah kaki-Nya, itu sama halnya kamu telah membajak dan memupuk harapanmu. Dan saat kamu berserah penuh pada kehendak Tuhan, maka kamu akan mendapatkan buah sesuai dengan apa yang kamu impikan.

Milikilah harapan yang baik agar kamu menerima yang baik pula. Hanya harapan dengan hati yang tuluslah yang akan Tuhan wujudkan. Ketika harapanmu begitu jahat dan hatimu sangat busuk, maka kamu telah menanam dosa dan buah yang kamu dapat adalah kematian kekal.

Jangan gunakan doa untuk meminta agar Tuhan membalaskan dendammu. Melainkan jadikan doa sebagai sarana untuk memberkati orang-orang yang telah menyakitimu.

Jadi bertobatlah dari kejahatanmu ini danĀ berdoalah kepada Tuhan, supaya Ia mengampuni niat hatimu ini

Kisah Para Rasul 8:22

Bagikan Artikel: